Spot, Ulasan

Berwisata Alam dan Sejarah ke Purbakala di Desa Mulyoasri

Oleh Nia Nayajomis

Lebaran memang telah usai, dan sebagian besar instansi dan tempat usaha telah buka kembali seperti biasa. Tapi instansi pendidikan masih belum beraktivitas maksimal seperti biasa lagi usai lebaran ini, itu artinya jatah liburan anak-anak masih tersedia.

Nah ada baiknya bagi warga Ampelgading dan sekitarnya yang ingin berlibur di dekat rumah untuk memanfaatkan sisa liburan anak-anak yang berakhir pertengahan bulan ini, bisa mencoba berkunjung ke Candi Purbakala yang terletak di Desa Mulyoasri – Kecamatan Ampelgading tepatnya di Dusun Kaliputih.

Di lokasi yang sampai saat ini masih aktif dipergunakan sebagai tempat beribadah para penganut agama Hindu ini, terdapat patung Ganesa dan pelataran yang konon adalah tempat suci untuk pertemuan pada zaman Patih Gajahmada sewaktu bertapa dulu. Sebenarnya selain kedua benda tersebut masih ada benda-benda lain yang juga peninggalan sejarah, sayangnya sudah tidak ada lagi karena banyak dicuri orang tidak bertanggung jawab.

Wisata sejarah ini tak hanya menyajikan benda peninggalan pada masa lalu saja, tapi juga keindahan alam dan udara sejuk khas daerah kaki Gunung Semeru yang membawa ketenangan. Sangat pas dijadikan tempat refreshing bersama keluarga. Saat ini telah ditambah juga benda-benda dekoratif di lokasi candi purbakala untuk menambah daya tariknya, seperti 2 buah patung singa, tangga dengan 2 buah pilar naga serta tulisan-tulisan demonstratif pada papan kayu yang bisa dijadikan background foto selfie maupun wefie. Ditambah lagi ada fasilitas umum seperti toilet, tempat beribadah, dan kedai makan yang menambah kenyamanan selagi berpiknik disana.

Sayangnya lokasi wisata yang sebenarnya sudah ada sejak lama ini, masih banyak yang perlu dibenahi (dan masih dalam proses pembenahan). Terutama untuk akses jalannya yang terjal dan sulit. Tapi bagi pecinta motor trail, jalan menuju Purbakala yang cukup menantang adrenalin ini sangat cocok untuk dijadikan tracking.

Untuk biaya yang dikeluarkan untuk masuk ke Purbakala ini, saya kurang tahu. Karena dua kali ke sana saya sama sekali tidak ditarik bayaran. Tapi ada beberapa wisatawan yang mengatakan jika mereka yang datang dari luar daerah Ampelgading ditarik biaya masuk. Berapa nominalnya pun saya juga tidak tahu persis. Kata mereka juga, penarikan biaya tersebut untuk biaya perawatan tempat di Purbakala itu.

Menurut saya progres pengelolaan lokasi wisata ini lambat, masih tertinggal jauh dibanding lokasi wisata lain yang juga sama-sama baru dikelola di wilayah Ampelgading. Mungkin saja keterlambatan ini disebabkan lokasinya yang jauh di kaki gunung dan aksesnya yang tidak mudah. Ini menurut saya, tapi yang jelas potensi wisata Purbakala ini sangat besar, perlu terus ditingkatkan kualitasnya karena setiap hari ada saja pengunjung yang datang ke sana. Selain itu, umat hindu terutama dari Bali juga sering sekali datang ke sana untuk beribadah.

Bagi yang hendak menikah, Purbakala ini juga memiliki banyak spot-spot yang bagus untuk foto preweding salah satunya di tangga berpilar naga itu. Meskipun jalannya lumayan sulit, lokasi Purbakala masih bisa loh di tempuh dengan transportasi roda 4 tapi tidak semua jenis ya, di Purbakala juga memiliki tempat parkir yang nyaman.

Fenomena esteem tourism atau ekonomi selfie di Purbakala ini khususnya yang perlu di maksimalkan, karena sekarang foto selfie sudah mejadi gaya hidup bagi masyarakat kita. Tidak hanya menawarkan eksotisme panorama alam dan benda sejarahnya, pihak pengelola bisa juga mengembangkan nuansa budaya Bali yang sudah ada seperti sematan kain kotak-kotak hitam putih dan kuning pada patung dan pohon dengan menambahkan background dan dekorasi lain untuk foto selfie. Pasti dengan dimaksimalkannya ekonomi selfie ini akan semakin menarik minat pengunjung untuk datang ke Purbakala.

Yuk berkunjung ke Purbakala !

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s