Kuliner, Tren

Tren Makan dengan Lalapan ala Mukbang

Oleh Nia Nayajomis

Makan dengan sayuran mentah atau lalap, sudah bukan hal baru lagi di budaya makan kita. Terutama jika pada menu makannya terdapat sambal.

Di negara kita lalapan umumnya berupa sayuran seperti kemangi, mentimun, selada, terong, pete, pokak/leuncah, kol, kacang panjang, dan lain-lain. Biasanya kita kerab menemui makanan yang satu ini di warung tenda yang dihidangkan dengan ayam goreng, bebek goreng, atau aneka ikan goreng seperti lele dan nila, lengkap dengan nasi putih hangat serta sambalnya.

Belakangan ini, makan dengan lalapan memang sedang tren. Tren ini populer lewat video mukbang atau siaran makan yang biasanya tayang di youtube atau instagram yang banyak dibawakan oleh orang Korea Selatan atau Thailand. Adapula yang dibawakan oleh orang Indonesia yang biasanya dibuat dan dibawakan oleh food vloger lengkap dengan review jujurnya terhadap makanan yang mereka makan.

Dj Katty Butterfly, DJ asal Thailand yang sedang bermukim di Indonesia ini sekarang sedang viral lewat video-video mukbangnya yang bisa dibilang ‘anti mainstream’. Bagaimana tidak, di tayangan mukbangnya, dia makan dengan sayuran mentah yang sebenarnya bukan lalapan seperti kangkung, sawi, dan wortel. Meski tidak biasa dan unik, gaya makannya ini banyak ditiru oleh orang-orang. Bahkan mereka juga menirukan ,membuat video dan membagikannya di laman instagram maupun youtube.

Saya pribadi, jauh sebelum populernya video-video mukbang lalapan seperti sekarang saya sudah hobi makan dengan lalapan. Bahkan saya sudah mencoba makan dengan lalap sayur sawi atau sayur-sayuranr lain yang bukan lalapan seperti yang diperagakan oleh Dj Katty Butterfly.

Makan dengan lalap sayuran yang memang diperuntukkan lalap maupun bukan memang enak dan semakin menambah kenikmatan makan. Rasa dari sayuran mentah yang kadang ada rasa pahit atau langu dalam bahasa Jawa itulah yang menurut saya menambah kenikamatan saat bersantap. Terkadang malah seperti ada manis-manisnya dari sayuran mentah tersebut.

Selain itu, makan dengan lalapan juga terasa segar, apalagi jika sayurannya memang masih segar dan baru dicuci. Rasa-rasa inilah yang terkadang juga menghilangkan rasa enek saat makan, terutama jika menu makannya ikan atau daging.

Untuk manfaatnya, jangan ditanya. Kandungan gizi dari sayuran lalapan yang masih utuh karena tidak berkurang akibat proses pemasakan tentu saja manfaatnya bisa maksimal bagi tubuh. Terutama bagi ibu menyusui seperti saya, selain memperlancar produksi ASI, nilai gizi yang terkandung bisa diserap lebih maksimal oleh anak saya yang masih mengonsumsi ASI eksklusif.

Selain kandungan gizinya yang utuh, dan memperlancar produksi ASI, manfaat lain dari mengonsumsi lalapan ini adalah memperlancar metabolisme tubuh, sebagai antioksidan alami, dan dapat membantu menurunkan berat badan tentunya.

Makan dengan lalapan memang sudah menjadi budaya di negara kita, kemudian manfaatnya bagi kesehatan kita juga sangat baik, maka dari itu yuk gemar makan lalapan ! 😊

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s