Karya Tulis

Ratna Manggali

Oleh Nia Nayajomis

BAGIAN 12/END

Suatu hari, Ratna Manggali duduk merenung di taman di halaman belakang rumahnya yang rindang. Entahlah apa yang ia fikirkan. Mungkin saja ia masih bergelut dengan kegundahan hatinya.
Tiba-tiba Bi’ Darmi muncul di dekatnya dengan seorang laki-laki tua berpakaian serba putih. Laki-laki tersebut tidak lain adalah Mpu Barada.
“Nyonya, ada Mpu Barada datang berkunjung. Beliau saya persilahkan masuk karena tadi saya meminta persetujuan Nyonya, tapi Nyonya tidak menjawab !”
“Oh iya, tidak papa Bi’ !”
“Kalau begitu saya pergi dulu Nyonya !” ujar Bi’ Darmi
Bi’ Darmi pun pergi meninggalkan kedua orang tadi. Setelah itu, Ratna Manggali mempersilahkan Mpu Barada untuk duduk di sampingnya.
“Ada maksut apa Mpu Barada datang kemari ?” Tanya Ratna Manggali
“Tidak ada maksut lain, hanya sekedar ingin datang mengunjungimu. Aku lihat, Bahula sudah lama tidak pulang kemari !” ujar Mpu Barada
Ratna Manggali memalingkan wajahnya begitu mendengar Mpu Barada menyebut nama pria yang masih menjadi suaminya itu
“Aku tahu kau tidak tertarik membicarakan Bahula, tapi aku akan tetap membicarakannya. Apa kau benar-benar enggan menerimanya kembali ? Kau jangan salah menilainya !” tukas Mpu Barada
Ratna Manggali masih tak bergeming
“Bahula adalah pria yang baik. Dia tidak akan semudah itu mempermainkan hati seorang wanita. Apalagi wanita baik sepertimu. Dan yang perlu kau tahu, dia sangat mencintaimu dengan setulus hati sejak dia pertama kali bertemu denganmu “
Hati Ratna Manggali sedikit tergerak mendengar penuturan Mpu Barada itu. Kemudian ia mulai menghadapkan wajahnya ke arah Mpu Barada.
“Tak salah jika kau marah dan merasa dia mengkhianatimu karena dia terlibat dalam peristiwa na’as yang menimpa ibumu. Tapi percayalah, bahwa Bahula benar-benar mencintaimu dengan setulus hati dan akan menjaga serta menyayangimu sepanjang hidupmu !” tutur Mpu Barada sambil menatap wajah Ratna Manggali yang sendu itu. Lalu air mata pun bergelinang di kedua mata Ratna Manggali. Yah, dia tidak bisa memungkiri perasaannya pada Bahula. Tak ada yang lebih baik selain menerima kembali laki-laki itu di kehidupannya.
“Aku akan berusaha menerimanya lagi di dalam hidupku Mpu !” ujar Ratna Manggali dengan mantab
Mendengar pernyataan Ratna Manggali itu, Mpu Barada merasa lega sekaligus senang karena akhirnya dua orang anak manusia yang saling mencinta dan sempat terpisah oleh konflik akhirnya kembali bersatu.
***
Setelah Mpu Barada yang datang menemui Ratna Manggali kemarin, giliran Bahula yang datang menemuinya. Kedatangannya tidak lain untuk memperbaiki hubungan rumah tangganya dengan Ratna Manggali yang renggang selama ini.
Ratna Manggali pun memberikan umpan positif atas usaha yang dilakukan Bahula untuk meyakinkannya agar mengentaskan fikiran dari peristiwa buruk di masa lalu itu.
Sebagai wujud dari hubungan rumah tangga mereka yang telah membaik, Ratna Manggali pun memutuskan mau di ajak Bahula pindah ke ibu kota untuk memulai hidup baru dan melupakan kenangan peristiwa kelam di hari kemarin itu.
Berat sebenarnya bagi Ratna Manggali untuk begitu saja meninggalkan rumah yang menjadi saksi tumbuh kembangnya menjadi sosok manusia dewasa seperti sekarang itu dan kenangan bersama mendiang ibunya. Tapi sekarang, yang tersisa hanya kenangan peristiwa kelam di rumah itu. Ratna Manggali tidak ingin peristiwa itu sampai terjadi lagi, bahkan mengingatnya pun ia tidak ingin.
***
Akhirnya pada hari yang telah ditentukan, Ratna Manggali dibantu oleh Bi’ Darmi mengemas semua barang-barangnya dan bersiap pindah ke ibu kota.
“Kau bisa mengunjungi rumah ini setiap saat kau mau Dinda, ” ujar Bahula pada Ratna Manggali sesaat sebelum berangkat.
Ratna Manggali merenung beberapa saat menghadap bangunan rumahnya yang terbuat dari kayu jati itu sebelum pergi. Ia tatap lekat-lekat sekali lagi rumah itu. Kemudian dia berjalan beriringan bersama suami dan pembantunya meninggalkan rumah tersebut menuju kereta kuda yang telah disiapkan oleh Bahula yang akan membawanya pindah ke ibu kota kerajaan Daha.
***
TAMAT
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s