Kuliner, Resep Masakan

Tongkol Suwir Geranat, Inspirasi dari Menu Resep Sarwendah

Oleh Nia Nayajomis

Berawal dari kegemaran saya menjelajah instagram, saya terinspirasi membuat menu makanan berbahan dasar tongkol, inspirasinya dari mana ? Dari akun instagram resmi “Resep Sarwendah” yaitu bisnis makanan milik istri Ruben Onsu, Sarwendah. Yang mana, salah satu menu yang dijual adalah tongkol granat.

Bukan bermaksut untuk memplagiasi, sejujurnya saya juga belum pernah mencoba bahkan mengetahui secara spesifik menu yang dijual secara online itu, saya hanya tertarik untuk membuat menu sejenisnya yang tentu saja dengan kreasi saya sendiri.

Nah yuk mari disimak resep “Tongkol Suwir Geranat” ala saya :

Bahan :

– 4 ekor ikan tongkol

– 2 keris pete

– 7 buah tomat hijau

– 10 buah cabai domba

– 6 buah bawang merah

– 3 buah bawang putih

– 1 ruas lengkuas

– Gula

– Garam

– Minyak

Cara membuat :

– Goreng 4 ekor ikan tongkol yang sudah dibersihkan dan dipisahkan bagian kepala duri dan ekornya.

– Potong-potong 7 buah tomat hijau tadi dengan ukuran agak besar. Kemudian potong juga 10 buah cabai domba tadi. Untuk cabai domba ini bisa disesuaikan dengan selera, mau ditambah atau dikurangi.

– Kemudian haluskan bawang merah dan bawang putih, jangan lupa tambahkan garam.

– Setelah ikan matang, tunggu agak dingin lalu suir-suir dengan garpu atau langsung dengan tangan.

– Selanjutnya, tumis bawang merah dan putih yang telah dihaluska tadi, tambahkan potongan cabai, lengkuas yang telah digeprek, dan gula secukupnya. Lalu aduk hingga setengah matang.

– Terakhir masukkan suiran ikan tongkol, potongan tomat, dan pete yang telah dikupas ke dalam bumbu. Kemudian aduk rata hingga matang.

Sebelum diangkat dan disajikan, cicipi terlebih dahulu apakah asin dan manisnya sudah pas. Jika belum, tambahkan hingga rasanya pas dengan selera.

Untuk rasa dari menu ini, perpaduan antara rasa asin-gurih dari ikan, manis, dan asam dari tomat yang segar. Rasanya hampir mirip dengan lodeh kotokan dan pepes. Bedanya, tongkol suwir geranat ini tidak memakai bumbu kemiri, dan rasanya lebih asam dan manis.

Bagaimana, pembaca sekalian ingin mempraktikkan menu ini di rumah ? Silahkan, menu ini juga bisa loh dijadikan bekal !

Selamat mencoba !

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s