Kuliner, Ulasan

Review Lapis Kukus Tugu Malang

Oleh Nia Nayajomis

Kemarin, saat saya hendak melahirkan, adik suami saya membawakan kue berlabel Lapis Kukus Tugu Malang ke klinik tempat saya hendak melahirkan. Nah, kebetulan kue lapis kukus yang dia bawakan saat itu memiliki varian chocopandan.

Beberapa hari kemudian, setelah saya melahirkan, salah seorang teman suami saya datang berkunjung ke rumah dengan membawa kue berlabel sama, yang mana kali ini variannya berbeda dari yang dibawakan adik suami saya kemarin. Yaitu varian talas keju dan brownies coklat.

Lapis kukus tugu malang ini adalah oleh-oleh khas malang yang baru saja muncul dan sedang hits saat ini. Nah setelah mencoba beberapa variannya saya tertarik untuk membuat reviewnya. Terutama untuk lapis kukus tugu malang dengan varian chocopandan, talas keju, dan brownies coklat.

Secara keseluruhan, lapis kukus tugu malang ini mirip dengan kue lapis surabaya yang memiliki warna khas kuning-coklat, begitupun bentuknya yang seperti roti spons memiliki tekstur lembut, padat, dan agak lembab. Mungkin saja efek lembab ini diperoleh dari proses pembuatannya yang dikukus, sesuai dengan namanya lapis ‘kukus’ tugu malang. Untuk rasanya manis legit, dan creamy. Pada bagian tengahnya untuk semua varian terdapat lapisan krim yang berbeda tiap variannya yang membuat rasanya makin manis legit.

Secara khusus, untuk lapis kukus tugu malang dengan varian pandanchoco dan talas keju ini saya rasa hampir sama. Memiliki dua perpaduan warna, yang mana varian chocopandan memiliki paduan warna hijau dan coklat, sedangkan talas keju merah muda dan coklat dengan lapisan krim berwarna ungu. Untuk taburannya sama-sama menggunakan parutan keju.

Sementara itu, untuk varian brownies coklat sudah mana mesti memiliki warna monokrom yaitu coklat pekat dan rasa seperti brownies pada umumnya hanya saja lebih cremy dan terdapat lapisan tengah yang dibalut krim manis yang membelah bagian atas dan bawahnya.

Saya pribadi, lebih mengidolakan lapis kukus tugu malang dengan varian brownies coklat daripada chocopandan ataupun talas keju. Karena varian brownies coklat rasa manisnya tidak terlalu legit karena terdapat rasa pahit dari coklat yang khas yang membuat tidak enek.

Lapis kukus tugu malang yang berharga antara Rp. 25.000,- sampai Rp. 28.000,- ini cocok dinikmati sebagai cemilan, teman minum teh, dijadikan suguhan, ataupun untuk oleh-oleh.

Untuk cara memperolehnya, sangat mudah karena outlet yang menjual lapis kukus tugu malang ini telah tersebar di berbagai daerah Malang Raya. Sehingga makin mudah jangkauannya. Atau jika malas datang ke outlet penjualannya, pembaca bisa memesannya via layanan jasa transportasi seperti Go Food.

Bagi pembaca sekalian apabila berkunjung ke Malang jangan lupa membeli oleh-oleh kekinian yang satu ini !

Iklan

2 tanggapan untuk “Review Lapis Kukus Tugu Malang”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s