Tren, Ulasan

Spirit Positif dalam Tayangan FTV Religi

Oleh Nia Nayajomis

Drama yang tayang satu episode dengan cerita berbeda setiap hari di stasiun televisi nasional ini akrab juga disebut FTV atau Film Televisi.

Isi, alur cerita, dan pemainnya yang nyaris sama setiap episode serta judulnya yang terkesan aneh, menjadi ciri khas dari FTV. Tidak hanya yang bergenre romantis, yang bergenre religi pun juga demikian.

Nah, di postingan ini, saya hendak mengulas tentang spirit positif yang tersirat dalam setiap episode FTV bergenre religi yang berhasil saya tangkap.

Meskipun selama ini FTV bergenre yang satu ini sarat akan adegan yang kurang mendidik, seperti perselingkuhan, dan permusuhan. Tapi ada spirit positif dalam berbagai segi kehidupan yang ingin disampaikan oleh sang Sutradara lewat sajian ceritanya, yang bisa kita tangkap apabila kita bisa melihatnya dengan lebih teliti.

Misalnya, dalam sebuah episode berjudul “Mengapa Suamiku Membenciku ?” yang diperankan oleh Ahmad Affandi dan Gita Sinaga ini. Dalam FTV ini Ahmad Affandi yang berperan sebagai suami melarang Gita Sinaga sang Istri berjualan kue keliling karena takut merusak citranya yang sudah sukses sebagai manajer di sebuah perusahaan. Dalam FTV ini, spirit berusaha yang saya dapat adalah dari semangat pemeran istri yang berniat mandiri (tidak bergantung pada penghasilan suami bahkan ingin membantu suaminya mencari tambahan nafkah) dengan berjualan kue yang mana membuat kue itu adalah bakat dan minat si Istri. Lalu, setelah sang Suami melarangnya berjualan kue, ia masih terus berusaha untuk menyalurkan bakat dan minatnya itu dengan cara yang lain agar tidak mengganggu hubungannya dengan sang Suami. Bahkan ketika sang Suami mengalami kesulitan dalam pekerjaannya dengan setia si Istri membantu sang Suami dengan hasil usahanya sendiri yang dulu dilarang oleh sang Suami.

Spirit positif yang bisa diambil dalam episode ini adalah seorang istri hendaklah mempunyai sifat yang mandiri, ulet, pekerja keras, sabar, dan setia.

Sederhana, namun mulia. Itulah spirit positif yang disampaikan dalam drama FTV religi yang setiap hari saya saksikan di rumah, terlepas dari adegan dan plotnya yang kadang kurang mendidik, bahkan tidak masuk akal.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s