Tren

Bunga Bangkai di Kebun Belakang Rumahku

Oleh Nia Nayajomis 

Kata siapa bunga bangkai cuma ada di Sumatera ? Di Jawa juga ada loh ! Tepatnya di kebung belakang rumah saya.

Dari bentuknya memang berbeda dari yang ada di Sumatera, dimana bunga bangkai yang tumbuh di kebun belakang rumah saya ini memiliki ukuran dan bentuk yang lebih kecil dan pendek. Tingginya tidak lebih dari 1 meter. Dan kelopaknya tidak terlalu lebar serta bagian putik bunga yang berbentuk bulat lonjong ini, memiliki warna merah bata yang mencolok. Pada pangkal putik dan kelopaknya, terdapat bintik-bintik kuning yang membuat penampilannya semakin cantik meskipun baunya busuk.

Bunga bangkai ini sebenarnya adalah tumbuhan suweg yang tumbuh liar di kebun belakang rumah saya dan di daerah tempat tinggal saya. Dan saat saya mengambil gambarnya itu, bunga bangkai tersebut baru mekar sekitar 3 hari.

Menurut bapak saya yang sering menemuinya ketika berkebun, biasanya bunga bangkai ini bisa mekar lebih dari tujuh hari. Setelah itu bunga bangkai tersebut akan gugur, menjelang gugur itulah bunga bangkai itu akan memunculkan bau busuknya seperti bau bangkai. Setelah bunga bangkai gugur lalu akan tumbuh lagi menjadi tumbuhan suweg yang umbinya dapat dimakan. Tumbuhan suweg atau bunga bangkai ini biasanya tumbuh di daerah yang teduh. Dan untuk bunga bangkainya, biasanya mekar setahun sekali saat musim hujan seperti sekarang.

Sekian cerita saya hari ini tentang salah satu tanamanan endemik yang ada di Indonesia, terimakasih 😄

Iklan

Satu tanggapan untuk “Bunga Bangkai di Kebun Belakang Rumahku”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s