Kuliner, Ulasan

Testi Mangga Alpukat, Mangga Jaman Now

Oleh Nia Nayajomis

Ada yang tahu mangga alpukat ? Atau ada yang sudah pernah mencobanya ? Yups . . . Kali ini di postingan saya, saya akan membahas tentang mangga alpukat yang sedang hits di dunia pasar online itu.

Kenapa masih hits di pasar online ? Di pasaran atau di toko buah yang biasa kita kunjungi, mangga jenis gadung 21 ini juga bisa kita temui tapi masih jarang. Karena jumlahnya tidak sebanyak mangga arum manis atau gadung biasanya.

Jumlahnya yang masih belum membludak ini juga mempengaruhi harganya loh. Di pasaran ada yang menjualnya 35 ribu – 40 ribu per kilo. Cukup mahal mengingat mangga biasa yang sering kita temui harganya hanya 6 ribu – 20 ribu per kilo.

Tapi kemarin saya diberi secara cuma-cuma oleh saudara, sebuah mangga alpukat yang ia beli online di akun facebooknya. Harganya 20 ribu per kilogram. Terdiri dari dua buah mangga alpukat itu.

Soal rasa, memang tidak diragukan lagi. Manis sekali. Daging buahnya tebal, teksturnya padat tapi empuk, tidak berair, dan tidak berserat. Bijinya kecil, sehingga daging buahnya tidak banyak yang menempel. Serta, warna daging buahnya kuning ke oranyean. 

Sangat menggoda bukan ? Direkomendasikan sekali untuk dicoba bagi pecinta buah mangga.

By the way, kenapa disebut mangga alpukat ? Karena cara makannya yang cukup dikerat memutar bagian tengahnya, kemudian diputar hingga terbelah dan dimakan menggunakan sendok seperti ketika kita makan buah alpukat.

Tambahan informasi lagi, untuk mendapatkan sensasi makan buah mangga seperti makan alpukat ini, mangganya harus dipanen masak pohon loh. Tidak asal panen saja.

Jadi, pumpung musim mangga belum usai, bagi pembaca sekalian yang belum pernah dan ingin merasakan sensasi makan mangga varietas baru dan unggulan dari Kabupaten Pasuruan ini, yuk cepat-cepat diburu ! Biar ikut tau rasanya mangga jaman now.

Oke, sekian postingan saya tentang mangga alpukat, mangga kekinian, mangga jaman now, atau apalah itu. Semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan mengisi waktu luang pembaca.

Terimakasih kepada Yuli, saudara saya yang telah memberi mangga alpukat sehingga bisa saya gunakan sebagai bahan artikel ini.

Sekali lagi terimakasih 😊

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s